Tulis Pengaduan






Rekaman Pengaduan

  • Warga Taman Pinang Indah 26/07/2015 15:07 via: web
    Yth Bpk Kapolsek Sidoarjo Naufil Hartono (Tembusan: Kapolres Sidoarjo & Kapolda Jatim)

    Mohon Polsek SIDOARJO, Satpol PP dan Dinas terkait menindak tegas!.
    Ini pengaduan kami yang ke 65 tapi belum mendapat layanan nyata.

    Perumahan di Taman Pinang Indah B7 no 17, masih disalahgunakan untuk gudang, bengkel dan tempat transaksi mobil/truk bekas. Saat ini tempat tsb juga digunakan sebagai tempat Bodi Salon/Poles Mobil. Modusnya: tiap pagi datang pekerja bengkel dan orang membawa mobil untuk perbaikan. Seharian dikerjakan ditempat tersebut dan setelah selesai pada sore hari mereka kabur semua. Hari2 ini masuk mobil W1846VN, W9570NK, N645IH,dll untuk Poles Mobil.

    Ini jelas perbuatan yang sangat berbahaya, sebab Limbah dari poles-mobil tsb mengandung partikel kimia dan dibuang sembarangan ke jalan perumahan shg menyebabkan polusi debu yang berbahaya. Jika dihirup warga, debu tsb bisa merusak kesehatan, iritasi kulit, radang tenggorokan dan mengakibatkan kanker paru2. Perlu diketahui, disebelah lokasi tsb ada panti asuhan dimana anak2 panti(yatim/piatu) setiap hari bermain dan menghirup debu berbahaya tsb.

    Warga taman pinang jelas sangat terganggu karena sangat Bising, Polusi debu berbahaya dan Mengganggu warga. Disamping itu warga kuatir berpotensi munculnya tindak kejahatan karena baik penghuni, pekerja bengkel maupun pemilik mobil pada umumnya bukan warga taman pinang.

    Tolong Dinas Lingkungan chek Amdal dan dampaknya ke lingkungan dan penduduk setempat. Tolong Dinas Perumahan juga mengechek apakah tidak ada penyalahgunaan IMB? Disitu perumahan bukan pergudangan/bengkel. Tolong Dinas Perijinan mengkonfirmasi apakah usahanya diperlengkapi ijin2 resmi termasuk SIUP/HO/TDP dll, Apakah pemilik usaha tersebut jelas? Mohon tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, TNI, pengacara, ormas, LSM/LBH, Banser/Pemuda Pancasila turut memonitor dan membantu mengungkap jika ada oknum2 yang bermain dibelakangnya. Demikian trimakasih atas perhati
  • haris 26/07/2015 01:07 via: web
    hari ini Jam ini: 01.50 (malam) saya sbg warga melaporkan aksi kebut kebutan di Jl. Mojopahit - RSUD Sidoarjo, selain membahayakan masyarakt pengguna jalan juga mersahkan warga sekitar, mohon segera di tindak lanjuti Terima kasih atas perhatianya.
  • ade suntani 25/07/2015 12:07 via: web
    alhamdulilah dapat perpanjangan sim di sun city meskipun penuh perjuangan, sistemnya mesti dirubah, yang bilang ada calo itu salah , mereka itu juga orang yang memperpanjang sim juga , sekalian koordinir dibawah supaya tidak berebutan ,kira kira sampai kapan pelayanan sim jadi normal, terima kasih
  • yudi susanto 25/07/2015 10:07 via: web
    sim corner akhir2 ini plyanan sangat mngecewakan.td pg sudah antri2 malh kuota habis.knp hrs d batasi untuk perpanjangan sim ? jadwal sim kliling pun tdk psti dtang,saya kecewa sudah menunggu lama d dpn diler honda pucang tp tak kunjung datang
  • Naufal 25/07/2015 09:07 via: web
    Pagi ini di sim corner giant sidoarjo Calo berkeliaran untuk mendapatkan antrian sim kasihan orang2 yg sudah lari2 untuk mendapat antrian depan dan baru baris antri malah dibilang quota sim habis. Mohon perhatiannya bpk kapolres untuk ditindak lanjuti
  • masita 24/07/2015 12:07 via: web
    tempat atau kampung kami tidak pernah mendapat perhatian dari pihak kepolisian, pemikiran pemikiran tentang pelayanan kepolisian sangatlah tidak baik, jangan hanya tempat2 besar yang bisa berkesempatan cangkruk'an dengan pihak polres sidoarjo, namun tempat kecil seperti kami juga ingin sekali mendapatkan kesempatan untuk berkumpul dan bersosialisasi.
  • Ade Suntani 24/07/2015 10:07 via: web
    Kecewa dengan SIM CORNER, pelayanan setengah hati tanpa penjelasan, quota 50 SIM tidak sebanding dengan jumlah aplikan perpanjangan , lebih nyamana samsat corner, mudah mudahan ada tanggapan dan pembenahan, minimal ada penjelasan kenapa cuma dibatasi 50 aplikan, hak kita sebagai masyarakat dilayani dengan mudah , kalau tidak percuma motto polisi itu, terima kasih
  • Agus santoso 24/07/2015 08:07 via: web
    Kepada bapak Kapolres Sidoajo yang saya hormati, sehubungan dengan perpanjangan SIM di sim corner giant sidoarjo, saya merasa kecewa melihat pelayanannya, disitu dituliskan jam buka sim corner,tetapi pada kenyataannya kuota perpanjangan sim hanya 50 dan pagi2 sebelum jam buka sudah datang petugas untuk mengambil berkas2 perpanjangan sim yang hanya dibatasi sampai 50 saja, kenapa kuota hanya 50? Dan kenapa caranya seperti itu yang menurut saya sangat tidak sesuai dengan moto dari kepolisian yang melayani masyarakat, mohon dibenahi system dari pelayanan masyarakat ini pak. Terima kasih.
  • Nur Kholik 23/07/2015 10:07 via: web
    KEPADA BAPAK KAPOLRES SIDOARJO YANG SAYA HORMATI.
    SEHUBUNGAN DENGAN PELAYANAN SIM CORNER DI GIANT SIDOARJO, BANYAK KELUHAN DARI MASYARAKAT SALAH SATUNYA YANG SAYA ALAMI PAGI INI. UNTUK PERPANJANG SIM DI SIM CORNER GIANT KITA HARUS BERANGKAT PAGI-PAGI SEBELUM GIANT DI BUKA, KETIKA GIANT SUDAH DI BUKA KITA HARUS BEREBUT MASUK DAN BERLARIAN AGAR BISA ANTRI DI NOMER PERTAMA. SAYA RASA HAL INI SANGAT MENYEDIHKAN SEKALI, KENAPA HANYA UNTUK PERPANJANG SIM KITA HARUS BEREBUT LARI SEPERTI MALING YANG DI KEJAR MASA. SAYA JUGA SANGAT KASIHAN MELIHAT ORANG TUA DAN IBU-IBU, BAGAIMANA BISA MEREKA MENANG MELAWAN LAKI-LAKI YANG MASIH MUDA? BAHKAN TADI ADA IBU-IBU HAMIL DAN LAKI-LAKI TUA YANG SUDAH DATANG DI GIANT MULAI PUKUL 07.00 (PADAHAL GIANT BARU DI BUKA PINTUNYA PUKUL 09.00) TIDAK MENDAPATKAN KESEMPATAN UNTUK PERPANJANG SIM KARENA KUOTA YANG DI AMBIL HARI INI HANYA SEBANYAK 50 ORANG.
    TOLONG DI EVALUASI KEMBALI KINERJA ANAK BUAHNYA PAK. APA HARUS MENUNGGU KORBAN MENINGGAL KARENA TERJATUH DARI TANGGA AKIBAT BEREBUT NAIK KE LANTAI PALING ATAS???
    KAMI MOHON LAPORAN INI SEGERA DI TANGGAPI DAN DI REALISASIKAN, SEBELUM JATUH KORBAN!!!
  • pakkoyik 15/07/2015 18:07 via: web
    Di kampung kami sering terjadi perjudian tiap malam sampai pagi kami sudah laporan ke polsek porong per telpon tapi kurang direspon.mohon di tindak lanjuti karena ibu ibu mulai protes.